Menurut Kantor Berita ABNA,pesan tersebut berbicara tentang hubungan bilateral Baghdad-Damaskus, isu-isu yang menjadi perhatian bersama, dan perkembangan politik dan keamanan, khususnya perang melawan terorisme, serta kerja sama kedua pihak untuk menumpas sisa-sisa teroris yang beroperasi di daerah perbatasan Irak-Suriah.
Bashar Assad dan Falih Fayyadh dalam pertemuan tersebut, bertukar pandangan mengenai situasi di kawasan, tantangan yang dihadapi kedua negara, serta pentingnya melanjutkan koordinasi dan konsultasi Irak-Suriah di berbagai bidang.
Pertemuan itu juga dihadiri oleh para pejabat dari kedua negara termasuk duta besar Irak untuk Suriah. (RM)
342/